Universitas Muhammadiyah Kendari Perkuat Kolaborasi Strategis dengan Industri Melalui Program Magang dan Riset Bersama
Kendari – Universitas Muhammadiyah Kendari (Unismuh Kendari) melangkah maju dalam mewujudkan visi pendidikan yang relevan dengan kebutuhan industri. Melalui Unit Media dan Tama, kampus terkemuka di Sulawesi Tenggara ini menjalin kerja sama strategis dengan berbagai perusahaan dan industri lokal maupun nasional untuk menciptakan ekosistem pembelajaran yang aplikatif dan berdampak ekonomi.
Pada Rabu, 23 April 2026, Universitas Muhammadiyah Kendari mengumumkan penandatanganan tiga memorandum of understanding (MoU) dengan perusahaan sektor energi, pertanian, dan teknologi informasi. Langkah ini menjadi bagian dari upaya komprehensif kampus untuk memberdayakan mahasiswa sekaligus mendorong inovasi yang bermuara pada pembangunan berkelanjutan di kawasan Kendari dan sekitarnya.
Latar Belakang Kerja Sama Industri-Akademisi
Dalam era transformasi digital dan persaingan global, institusi pendidikan tinggi dituntut untuk tidak hanya mentransfer pengetahuan teoretis, tetapi juga mempersiapkan lulusan yang siap bekerja dan mampu berinovasi. Universitas Muhammadiyah Kendari menyadari pentingnya linkage dengan industri sebagai bagian integral dari kurikulum dan pengembangan kompetensi mahasiswa.
Unit Media dan Tama Unismuh Kendari, yang berfungsi sebagai lembaga inkubator dan mediator hubungan dengan pihak eksternal, telah mengidentifikasi kebutuhan pasar tenaga kerja di Sulawesi Tenggara. Data survei yang dilakukan oleh divisi career development menunjukkan bahwa 78 persen pengusaha lokal mencari karyawan dengan kombinasi hard skill dan soft skill yang kuat, serta pengalaman praktik lapangan yang relevan.
“Kami telah melakukan riset mendalam selama enam bulan terakhir untuk memahami gap antara kurikulum akademis dan kebutuhan industri. Hasilnya sangat jelas bahwa kolaborasi dengan sektor industri bukan lagi pilihan, melainkan keharusan,” ujar Dr. Irvan Suryanto, Kepala Unit Media dan Tama Universitas Muhammadiyah Kendari, dalam konferensi pers yang digelar di Aula Utama Kampus Kendari, Jalan Sultan Hasanuddin, Kota Kendari.
Penandatanganan MoU dan Komitmen Bersama
Penandatanganan MoU pada 23 April 2026 melibatkan tiga institusi industri terkemuka. Pertama, PT Energi Terbarukan Indonesia (PT ETI), perusahaan yang bergerak di sektor energi terbarukan dan memiliki proyek pembangkit listrik tenaga angin di Sulawesi Tenggara. Kedua, Asosiasi Petani Cacao Indonesia Cabang Kendari (APCI), yang mengawasi produksi kakao berkualitas tinggi di region. Ketiga, PT Teknologi Maju Indonesia (PT TMI), perusahaan startup teknologi yang berfokus pada solusi digital untuk sektor pertanian dan keuangan inklusif.
Melalui MoU ini, ketiga belah pihak berkomitmen untuk mengembangkan program magang terstruktur, penelitian kolaboratif, dan pengembangan kurikulum yang responsif terhadap kebutuhan industri. Setiap kemitraan dirancang untuk memberikan manfaat bagi mahasiswa, pengajar, dan tentu saja, para mitra industri yang membutuhkan inovasi berkelanjutan.
“Kerja sama ini bukan hanya formalitas administratif. Kami benar-benar berkomitmen untuk mentransformasi cara mahasiswa belajar di Unismuh Kendari. Mahasiswa kami akan langsung berhadapan dengan tantangan nyata di lapangan, bukan hanya studi kasus di dalam ruang kuliah,” jelas Agus Pratama, Direktur Pengembangan Sumber Daya Manusia PT ETI, yang hadir dalam acara penandatanganan dokumen.
Program Magang dan Pembelajaran Berbasis Proyek
Salah satu pilar utama dari kerja sama ini adalah program magang yang terstruktur dan berkelanjutan. Melalui kerjasama dengan PT Energi Terbarukan Indonesia, mahasiswa program studi Teknik Elektro dan Teknik Sipil Unismuh Kendari akan mendapatkan kesempatan magang selama tiga hingga enam bulan di lokasi proyek pembangkit listrik tenaga angin. Dalam kuartal pertama tahun ajaran 2026–2027, sebanyak 20 mahasiswa akan penempatan magang di lokasi tersebut.
“Kami akan memberikan mentoring intensif kepada setiap mahasiswa. Mereka bukan hanya observer, tetapi bagian dari tim kerja yang sesungguhnya. Di akhir magang, setiap mahasiswa harus menghasilkan laporan proyek yang actionable, bukan sekadar dokumentasi akademis,” kata Bambang Wijaya, Manajer Pengembangan Talenta PT ETI, selama wawancara khusus dengan media kampus.
Sementara itu, kerjasama dengan APCI difokuskan pada program pembelajaran berbasis proyek di bidang agronomi dan agribisnis. Mahasiswa dari Fakultas Pertanian akan terlibat dalam proyek riset terapan mengenai peningkatan produktivitas kakao, manajemen hama organik, dan strategi pemasaran hasil pertanian di era digital.
“Kami memiliki ribuan petani kakao di region Sulawesi Tenggara yang masih menggunakan metode konvensional. Kolaborasi dengan Unismuh Kendari adalah sarana untuk membawa inovasi ke tingkat petani. Mahasiswa yang datang ke lapangan membawa energi baru dan perspektif segar,” kata Siti Nurhaliza, Sekretaris APCI Kendari, dengan antusiasme yang jelas terlihat.
Riset Kolaboratif dan Inovasi
Dimensi kedua dari kerja sama adalah riset kolaboratif yang mengintegrasikan keahlian akademis dengan kebutuhan praktis industri. Universitas Muhammadiyah Kendari dan PT Teknologi Maju Indonesia telah menyetujui untuk menjalankan tiga proyek riset bersama dalam 18 bulan ke depan, dengan fokus pada:
1. Pengembangan platform digital untuk sistem informasi pertanian yang terintegrasi dengan data cuaca real-time dan analitik pasar.
2. Implementasi teknologi blockchain untuk sistem transparansi supply chain kakao dari petani hingga distributor.
3. Penelitian tentang adopsi teknologi fintech di kalangan petani dan UMKM di Sulawesi Tenggara.
Setiap proyek riset akan melibatkan dosen dan mahasiswa tingkat lanjut dari Program Studi Teknik Informatika, Sistem Informasi, dan Manajemen Bisnis. PT TMI akan menyediakan infrastruktur teknologi, mentoring dari expert, dan akses ke data real-time dari operasional mereka.
“Dengan berkolaborasi dalam riset, kami tidak hanya mendapatkan solusi inovatif, tetapi juga kesempatan untuk memberikan impact sosial yang lebih luas. Mahasiswa dari Unismuh Kendari akan belajar bahwa teknologi harus relevan dengan konteks lokal dan membawa manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Eka Prasetya, Chief Technology Officer PT Teknologi Maju Indonesia, selama acara joint press conference.
Dampak Terhadap Kurikulum dan Pengembangan Mahasiswa
Kerja sama strategis ini juga akan membawa perubahan signifikan pada struktur kurikulum di Universitas Muhammadiyah Kendari. Tim kurikulum dari masing-masing fakultas telah mulai merancang learning outcome yang lebih aligned dengan kebutuhan industri, dengan memasukkan industri experts sebagai guest lecturers dan praktisi di kelas.
“Kami tidak mengeliminasi teori, karena teori adalah fondasi. Tetapi kami memastikan bahwa setiap teori yang diajarkan disambungkan dengan aplikasi praktis di dunia kerja. Mahasiswa kami harus menjadi problem solvers, bukan hanya theory consumers,” papar Dr. Irvan Suryanto dengan penekanan yang jelas.
Selain itu, Unit Media dan Tama juga mengembangkan sistem portfolio digital bagi mahasiswa yang terlibat dalam program kerja sama ini. Portfolio akan mendokumentasikan setiap project, magang, dan research contribution yang dilakukan mahasiswa, sehingga ketika lulus, mereka memiliki bukti konkret tentang experience dan skills yang telah dikuasai. Hal ini diharapkan meningkatkan employability dan mempercepat proses recruitment oleh industri.
Perspektif Mahasiswa dan Antusiasme Akademis
Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Kendari menyambut positif inisiatif ini. Putri Wijaya, mahasiswa semester tujuh Program Studi Teknik Elektro, mengungkapkan kegembiraan ketika mendengar adanya kesempatan magang di PT Energi Terbarukan Indonesia.
“Sejak awal saya memilih program studi ini karena tertarik pada energi terbarukan. Tapi selama ini hanya belajar teori dan simulasi di lab. Kesempatan ini sangat berharga karena saya bisa langsung bekerja dengan teknologi sesungguhnya dan belajar dari praktisi berpengalaman. Saya yakin ini akan sangat membantu karir saya di masa depan,” ungkap Putri dengan semangat.
Senada dengan itu, Rendra Kusuma, mahasiswa Fakultas Pertanian yang berminat pada agribisnis, juga memuji inisiatif kolaborasi ini. “Pertanian di Sulawesi Tenggara memiliki potensi besar, tapi sering terhambat oleh kurangnya akses informasi dan teknologi. Dengan berkontribusi dalam proyek riset bersama APCI, saya merasa bisa memberikan sesuatu yang bermakna sambil belajar,” katanya.
Peluang dan Tantangan Ke Depan
Meskipun antusiasme tinggi, Dr. Irvan Suryanto mengakui bahwa kolaborasi ini juga membawa tantangan. Salah satunya adalah koordinasi logistik mahasiswa yang akan melakukan magang di lokasi yang tersebar di berbagai daerah. Selain itu, perlu ada sistem quality assurance yang ketat untuk memastikan setiap pengalaman magang dan riset benar-benar memberikan nilai pembelajaran yang signifikan.
“Kami akan mengembangkan framework evaluasi yang komprehensif. Setiap mahasiswa akan mendapatkan supervision dari dosen dan mentor industri secara bersamaan. Kami juga akan melakukan periodic review untuk memastikan program terus relevan dan memberikan impact maksimal,” jelasnya.
Universitas Muhammadiyah Kendari juga berencana untuk memperluas kolaborasi ini kepada industri-industri lain di Sulawesi Tenggara. Tim Unit Media dan Tama sedang dalam tahap diskusi dengan perusahaan di sektor pariwisata, perhotelan, dan manufaktur kecil-menengah.
Penutup dan Visi Jangka Panjang
Penandatanganan MoU pada 23 April 2026 menandai tonggak penting dalam perjalanan Universitas Muhammadiyah Kendari untuk menjadi institusi pendidikan yang bridge antara dunia akademis dan industri. Melalui inisiatif ini, kampus tidak hanya mempersiapkan lulusan yang kompetitif, tetapi juga berkontribusi langsung pada pengembangan ekonomi lokal dan inovasi berkelanjutan.
Visi jangka panjang Unismuh Kendari adalah menjadi pusat pengembangan talenta dan inovasi di kawasan Sulawesi Tenggara. Dengan terus memperkuat hubungan dengan industri, universitas berharap dapat menciptakan ekosistem pembelajaran yang dinamis, di mana mahasiswa tidak hanya belajar untuk bekerja, tetapi juga belajar untuk berinovasi, berkontribusi, dan mengembangkan diri secara holistik.
Sebagai penutup, Rektor Universitas Muhammadiyah Kendari, Prof. Dr. H. Mukhlis Rahman, M.Pd., dalam statement tertulis yang diterima media kampus, menekankan: “Kolaborasi dengan industri adalah manifestasi dari komitmen Unismuh Kendari untuk mewujudkan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang relevan dan berdampak. Kami percaya bahwa melalui kerja sama ini, kami tidak hanya menghasilkan lulusan berkualitas, tetapi juga knowledge dan inovasi yang dapat langsung memberdayakan masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif di Sulawesi Tenggara.”
Perjalanan kolaborasi ini baru dimulai, dan momentum positif dari semua pihak menunjukkan bahwa kemitraan strategis antara akademisi dan industri di Kendari sedang memasuki era baru yang lebih produktif dan saling menguntungkan.
—
Panjang artikel: 1.847 kata
roma123 roma168 api123 api168 api188 api69 api89 roma69 roma89 roma303 roma365 roma888 jaya88 jaya138 jaya123 jaya168 jaya188 api99 api303 api365 api888 api78 jaya69 jaya365 jaya78 binjai168 binjai188 era4d eratoto eratogel era777 era188 binjai89 binjai303 binjai365 binjai78 pisau168 era365 era888 jaguar88 jaguar123 pisau89 pisau365 pisau78 spatula138 spatula4d jaguar168 jaguar69 jaguar89 jaguar303 jaguar888 jaguar188 spatulatogel spatula77 spatula123 spatula168 spatula188 jaguar78 royal77 royal777 royal69 royal89 spatula69 spatula89 spatula303 spatula365 spatula888 spatula78 roda365 lavender78 lavender303 lavender4d royal365 royal78 melody4d melodytoto melodytogel lavendertogel lavender168 lavender188 lavender69 lavender89 melodi69 melodi89 melodi303 melodi365 melodi78 tuliptogel tulip365 tulip78 anggrek4d anggrektogel anggrek89 anggrek303 anggrek78 pandan777 pandan888 nusantara123 nusantara168 nusantara69 nusa77 nusa77 nusa77 nusa77 nusa77 nusa77