Kendari – Universitas Muhammadiyah Kendari secara resmi meluncurkan program beasiswa dan bantuan pendidikan terpadu pada Jumat, 5 April 2026, di Aula Utama Kampus Tama yang berlokasi di Jalan Sultan Muhammad Saleh, Kendari. Inisiatif strategis ini merupakan komitmen nyata institusi dalam meningkatkan aksesibilitas pendidikan berkualitas bagi mahasiswa berprestasi dan kurang mampu di kawasan Sulawesi Tenggara.
Program yang diberi nama “Beasiswa Muhammadiyah Sejahtera 2026” ini dirancang komprehensif dengan melibatkan Unit Media dan Tama sebagai penyelenggara utama, didukung sepenuhnya oleh Rektorat dan Yayasan Muhammadiyah Kendari. Dengan target awal mencakup 500 mahasiswa penerima manfaat dari berbagai program studi, inisiatif ini diproyeksikan menyerap anggaran pendidikan sekitar 12 miliar rupiah dalam tahun akademik 2025/2026.
Latar Belakang dan Visi Strategis
Pendirian Universitas Muhammadiyah Kendari pada tahun 1993 telah menjadi bagian integral dari peningkatan sumber daya manusia di Provinsi Sulawesi Tenggara. Seiring dengan berkembangnya institusi, tantangan aksesibilitas pendidikan tinggi terus menjadi isu krusial yang dihadapi oleh ribuan calon mahasiswa dan keluarga di latar belakang ekonomi menengah ke bawah.
Merespons persoalan tersebut, pimpinan universitas memandang perlu menghadirkan solusi sistematis dan terukur. Program beasiswa ini lahir dari analisis mendalam terhadap kebutuhan masyarakat lokal dan komitmen organisasi induk—Muhammadiyah—yang secara historis berdedikasi dalam pemberdayaan pendidikan masyarakat luas.
“Kami memahami bahwa banyak anak-anak berbakat di Sulawesi Tenggara yang tidak dapat melanjutkan pendidikan tinggi karena keterbatasan finansial. Universitas Muhammadiyah Kendari hadir sebagai lembaga pendidikan yang tidak hanya mengutamakan keunggulan akademik, tetapi juga tanggung jawab sosial untuk membuka peluang bagi generasi muda berbakat dari berbagai latar belakang ekonomi,” ujar Rektor Universitas Muhammadiyah Kendari, Prof. Dr. Ir. H. Muhammad Asrudi, M.T., dalam sambutannya saat peluncuran program.
Lebih lanjut, Rektor menambahkan bahwa program ini sejalan dengan visi misi universitas dalam menghasilkan lulusan yang tidak hanya kompeten secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial tinggi. “Mahasiswa yang kami bantu hari ini adalah pemimpin masa depan yang akan membawa perubahan positif bagi masyarakat,” tambah Prof. Asrudi dengan penuh keyakinan.
Struktur dan Jenis Beasiswa yang Ditawarkan
Beasiswa Muhammadiyah Sejahtera 2026 dirancang dengan struktur berlapis yang mengakomodasi berbagai kategori kebutuhan mahasiswa. Menurut penjelasan Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Dr. Hj. Siti Nurhaliza, M.Pd., program ini mencakup lima jenis beasiswa utama:
Pertama, Beasiswa Penuh (Full Scholarship) ditujukan bagi mahasiswa dengan prestasi akademik sangat menonjol (IPK minimal 3,5) dan kondisi ekonomi sangat kurang mampu. Beasiswa ini menanggung seluruh biaya pendidikan, termasuk uang kuliah, biaya operasional, dan tunjangan bulanan sebesar 500 ribu rupiah untuk kebutuhan sehari-hari.
Kedua, Beasiswa Partial (Setengah Biaya) mencakup mahasiswa dengan prestasi akademik baik (IPK 3,0–3,49) dari keluarga kurang mampu. Jenis beasiswa ini menanggung 50 persen dari total biaya pendidikan ditambah tunjangan bulanan 250 ribu rupiah.
Ketiga, Beasiswa Penghargaan Prestasi diberikan kepada mahasiswa yang meraih prestasi luar biasa di bidang akademik, olahraga, seni, atau pengabdian masyarakat. Beasiswa ini tidak terikat pada kondisi ekonomi dan dapat mencapai 30 persen dari biaya pendidikan.
Keempat, Beasiswa Penunjang Pendidikan menyediakan bantuan untuk pembelian perangkat pembelajaran, buku referensi, dan akses ke platform pembelajaran digital premium. Alokasi untuk kategori ini mencapai 10 juta rupiah per mahasiswa per tahun akademik.
Kelima, Beasiswa Khusus Bagi Anak Guru dan Dosen merupakan apresiasi kepada pendidik yang berkontribusi bagi pembangunan pendidikan. Beasiswa ini mencakup diskon hingga 25 persen dari total biaya pendidikan untuk anak-anak mereka yang menjadi mahasiswa di universitas.
“Kami merancang struktur ini dengan mempertimbangkan keberagaman kondisi sosial-ekonomi mahasiswa kami. Tidak semua mahasiswa memiliki kebutuhan yang sama, oleh karena itu pendekatan diferensiatif ini menjadi kunci kesuksesan program,” jelaskan Dr. Siti Nurhaliza saat menguraikan detail program kepada wartawan kampus pada Jumat sore.
Mekanisme Seleksi dan Pendaftaran
Unit Media dan Tama, yang menjadi pengelola teknis program, telah menyiapkan mekanisme seleksi yang transparan dan akuntabel. Kepala Unit Media dan Tama, Drs. Hariyanto, M.M., menjelaskan bahwa proses seleksi melibatkan tiga tahap utama.
Tahap pertama adalah verifikasi administrasi, mencakup pengecekan kelengkapan dokumen pendaftaran, transkrip nilai, dan dokumen kondisi sosial-ekonomi keluarga. Tahap ini dilaksanakan dalam waktu dua minggu setelah pendaftaran ditutup.
Tahap kedua adalah penilaian akademik dan sosial-ekonomi melalui sistem poin yang transparan. Penilaian akademik didasarkan pada prestasi belajar sebelumnya (untuk mahasiswa baru, merujuk nilai UN atau nilai akademik terakhir), sementara penilaian sosial-ekonomi menggunakan kombinasi informasi aset keluarga, penghasilan orang tua, dan faktor-faktor lain yang relevan.
Tahap ketiga adalah interview mendalam oleh tim seleksi yang terdiri dari dosen, karyawan administrasi, dan jika diperlukan, perwakilan dari Yayasan Muhammadiyah. Interview ini bertujuan mengukur karakter pribadi, motivasi belajar, dan komitmen mahasiswa untuk memberikan manfaat bagi masyarakat setelah menyelesaikan studi.
“Kami ingin memastikan bahwa beasiswa ini diterima oleh mereka yang benar-benar membutuhkan dan memiliki komitmen tinggi untuk memanfaatkan pendidikan demi kemajuan bersama,” papar Drs. Hariyanto dengan detail yang sistematis.
Pendaftaran dibuka sejak 1 April 2026 dan ditutup pada 30 April 2026. Pengumuman hasil seleksi dijadwalkan pada 31 Mei 2026, sementara pencairan beasiswa dimulai mulai bulan Juni 2026. Semua proses ini dapat diakses melalui portal akademik universitas atau datang langsung ke kantor Unit Media dan Tama di Kampus Tama.
Dampak dan Harapan ke Depan
Direktur Kemahasiswaan, Dr. Ahmad Wijaya, S.Psi., M.Psi., menekankan bahwa program ini diharapkan memiliki dampak multisektoral bagi institusi dan masyarakat luas. “Pertama, secara internal, program ini akan meningkatkan kualitas input mahasiswa karena kami dapat menjangkau dan mendukung lebih banyak calon mahasiswa berbakat dari berbagai daerah. Kedua, secara sosial, program ini membuka akses pendidikan tinggi bagi generasi muda yang sebelumnya terhambat oleh keterbatasan ekonomi,” ujar Dr. Ahmad Wijaya.
Lebih lanjut, dia menambahkan bahwa indikator keberhasilan program tidak hanya diukur dari jumlah mahasiswa yang menerima beasiswa, tetapi juga dari performa akademik dan kontribusi sosial mereka di kemudian hari. “Kami akan melakukan monitoring berkelanjutan dan evaluasi setiap semester untuk memastikan program ini berjalan efektif dan efisien,” terangnya.
Ketua Yayasan Muhammadiyah Kendari, KH. Dr. H. Ruslan Abdulrahman, M.A., juga memberikan dukungan penuh terhadap inisiatif ini. “Dalam tradisi Muhammadiyah, pendidikan adalah hak semua orang tanpa terkecuali. Program beasiswa ini adalah manifestasi nyata dari nilai-nilai tersebut. Kami percaya bahwa investasi dalam pendidikan anak-anak muda adalah investasi terbaik untuk masa depan bangsa dan agama,” tegasnya dengan nada yang penuh keyakinan.
Testimoni Mahasiswa Calon Penerima Manfaat
Saat acara peluncuran, beberapa mahasiswa yang mendaftar menjadi calon penerima beasiswa juga memberikan testimoni mereka. Aulia Rahman, mahasiswa semester dua Prodi Teknik Informatika asal Kabupaten Buton, mengungkapkan rasa syukurnya atas kehadiran program ini.
“Saya berasal dari keluarga yang tidak mampu. Ayah saya hanya buruh tani, sementara ibu saya bekerja sebagai pedagang sayur di pasar. Bisa masuk ke universitas ini saja sudah merupakan impian besar bagi keluarga saya. Jika saya diterima sebagai penerima beasiswa penuh, tentu ini akan sangat membantu meringankan beban finansial orang tua. Saya berkomitmen untuk belajar sebaik mungkin dan nantinya berkontribusi bagi masyarakat,” ujar Aulia dengan mata berbinar harapan.
Senada dengan itu, Moh. Fajar Hidayat, mahasiswa Prodi Manajemen dari Kabupaten Muna, juga menyampaikan apresiasi. “Program ini datang pada waktu yang tepat. Sebelumnya saya sempat ingin mengundurkan diri karena kesulitan biaya, tetapi dengan adanya program beasiswa ini, saya bisa melanjutkan pendidikan dengan lebih tenang dan fokus pada prestasi akademik,” katanya.
Dukungan Stakeholder Eksternal
Program ini juga mendapat respons positif dari berbagai stakeholder eksternal. Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Tenggara, Dra. Hj. Eka Suryani, M.Pd., dalam sambutannya, memuji inisiatif Universitas Muhammadiyah Kendari.
“Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara sangat mendukung langkah-langkah institusi pendidikan yang proaktif dalam meningkatkan aksesibilitas dan kualitas pendidikan tinggi. Program beasiswa ini sejalan dengan kebijakan pemerintah daerah dalam meningkatkan indeks pembangunan manusia melalui pendidikan,” ujarnya.
Lebih lanjut, Dra. Eka Suryani menambahkan bahwa pihaknya siap berkoordinasi dengan universitas untuk memberikan dukungan tambahan, termasuk melalui program-program kolaboratif dan penempatan lulusan dalam sektor publik di daerah.
Penutup dan Proyeksi Masa Depan
Peluncuran program Beasiswa Muhammadiyah Sejahtera 2026 menandai momentum penting dalam sejarah Universitas Muhammadiyah Kendari. Komitmen institusi ini untuk membuka akses pendidikan berkualitas kepada lebih banyak mahasiswa dari berbagai latar belakang menunjukkan dedikasi yang nyata terhadap misi sosial-pendidikan.
Dengan target 500 penerima manfaat dan alokasi anggaran 12 miliar rupiah pada tahun pertama, program ini merupakan investasi signifikan dalam pengembangan sumber daya manusia. Diharapkan, dalam fase-fase berikutnya, program ini dapat diperluas mencakup lebih banyak mahasiswa dan jenis-jenis bantuan pendidikan lainnya, termasuk beasiswa pascasarjana dan program magang berbayar.
Bagi calon mahasiswa yang tertarik mengajukan permohonan beasiswa, informasi lengkap dapat diakses melalui website resmi universitas www.umkendari.ac.id atau menghubungi Unit Media dan Tama di nomor telepon (0401) 3190-xxx atau datang langsung ke Kampus Tama, Jalan Sultan Muhammad Saleh, Kendari, Sulawesi Tenggara. Pendaftaran dibuka hingga 30 April 2026.
Universitas Muhammadiyah Kendari berharap, melalui program ini, lebih banyak anak-anak berbakat dari Sulawesi Tenggara yang dapat mengakses pendidikan tinggi berkualitas, sehingga pada akhirnya dapat berkontribusi maksimal bagi pembangunan daerah dan bangsa.
—
Artikel ditulis oleh Unit Media Universitas Muhammadiyah Kendari, Jumat, 5 April 2026